Pengertian Drama, Ciri-Ciri Drama, Unsur-Unsur Drama, Cara Membuat Drama ~ Download Tips Trik Gratis : Oke Reload™

Pengertian Drama, Ciri-Ciri Drama, Unsur-Unsur Drama, Cara Membuat Drama

Download Film, Game PC, Lagu MP3 Indonesia dan Malaysia Jadul dan Terbaru , Software Full Version, Tips dan Trik Gratis

Pengertian Drama, Ciri-Ciri Drama, Unsur-Unsur Drama, Cara Membuat Drama

Pengertian Drama, Ciri-Ciri Drama, Unsur-Unsur Drama, Cara Membuat Drama - Sebagai orang Indonesia mungkin kita sudah sering mendengar dan juga pernah menonton drama di suatu tempat baik secara gratis atau berbayar. Mungkin saat menonton drama hati kita terhibur karena para pemainnya adalah kawan atau kekasih kita, ceritanya menarik dan penuh arti, dan tempat pementasan drama tersebut sangat nyaman. Setelah pulang dari tempat pentas drama hati pun senang dan puas.

Baca juga artikel ini : Perbedaan antara Sastra Lama dan Satra Baru

Pengertian Drama, Ciri-Ciri Drama, Unsur-Unsur Drama, dan Cara Membuat Drama

Walaupun kita sering atau sudah terbiasa menyaksikan drama tetapi mungkin saja kita belum paham tentang arti drama sehingga saat ditanya oleh orang lain dengan pertanyaan :"Sebenarnya apa sih arti drama itu?", maka kita bingung untuk menjawabnya. Dengan kata lain, kita belum tahu apa pengertian drama. Mungkin ini juga pertanyaan dari banyak orang selain kita. Nah, berikut ini adalah penjelasan singkat tentang definisi dan karakteristik drama .

A. Pengertian Drama

Drama berasal dari bahasa Yunani, yaitu : Dromai yang berarti berbuat atau bertindak. Secara umum pengertian drama adalah karya atau hasil sastra berbentuk dialog/percakapan antara dua orang atau lebih yang dipentaskan atau dipertontonkan kepada khalayak ramai/banyak orang di tempat tertentu. Sedangkan definisi drama menurut para ahli adalah sebagai berikut :

  • 1. Benhart (Taringan, 1984:7)

Drama adalah suatu karangan prosa atau puisi yang disajikan dalam bentuk dialog atau pantomi dan suatu cerita yang mengandung konflik pada seorang tokoh, terutama sebagai suatu cerita yang dibuat untuk dipentaskan di panggung dramatik.
  • 2. Wood dan Attfield, 1996 (Sariana, 2010:60) 

Drama adalah proses lakon sebagai tokoh dalam peran, mencontoh, meniru gerak pembicaraan perseorangan, menggunakan secara nyata dari perangkat yang dibayangkan, dan penggunaan pengalaman dan pengetahuan, karakter dan situasi dalam suatu lakuan, dialog, dan monolog, untuk menghindarkan peristiwa dan rangkaian cerita cerita tertentu.

B. Ciri-Ciri Drama 

Drama termasuk bagian dari satra baru sama seperti cerpen dan novel tetapi drama memiliki karakteristik atau ciri tersendiri. Ciri-ciri drama yang baik dan lengkap adalah sebagai berikut :

Jangan lupa baca juga artikel menarik ini : Perbedaan antara Novel dan Cerpen
  • Berbentuk dialog

 Yang dimaksud dengan dialog adalah adanya percakapan dua arah antartokoh atau pelaku drama.
  • Ada para pelaku

Yang dimaksud pelaku adalah pemeran atau tokoh cerita baik protagonis (tokoh baik) maupun antagonis (tokoh jahat).
  • Dipentaskan atau dipertontonkan

Yang dimaksud dengan dipentaskan/dipertontonkan  adalah drama diselenggarakan di atas panggung baik tertutup maupun terbuka dengan tujuan untuk dinikmati oleh orang banyak.
  • Ada penonton

Yang dimaksud dengan penonton  adalah orang yang melihat atau hadir pada suatu acara drama.

C. Unsur-Unsur Drama

Ada dua macam unsur-unsur drama, yaitu :
  1. Unsur intrinsik.

  2. Unsur ekstrinsik.

Unsur intrinsik adalah  unsur yang membentuk atau terdapat di dalam suatu drama. Yang termasuk unsur intrinsik drama adalah sebagai berikut:
  • Tema

Yang dimaksud dengan tema adalah ide atau gagasan pokok yang mendasari terbentuknya suatu cerita dalam drama dan tersusun atas subtema-subtema.
  • Alur (Plot)

Yang dimaksud dengan alur (plot) adalah rangkaian peristiwa dari awal sampai akhir dalam suatu drama yang saling berhubungan. Biasanya alur ini teridiri dari jalinan konflik antartokoh yang berlawanan yang dimulai dengan perkenalan, pertikaian, klimaks, peleraian, dan penyelesaian.
  • Sudut Pandang Penceritaan (Point of View)

Yang dimaksud dengan sudut pandang penceritaan (point of view) adalah cara seorang pengarang atau penulis cerita drama dalam menceritakan tokoh drama misalnya sudut pandang orang pertama/pengarang dan sudut pandang orang ketiga/orang lain.
  • Perwatakan (Tokoh)

Maksud dari perwatakan (tokoh) adalah ciri karakter atau sifat tokoh dalam drama seperti bentuk fisik, kondisi psikis, dan sosiologis. Contoh ciri fisik antara lain adalah jenis kelamin, bentuk tubuh, dan umur. Kondisi psikis terdiri dari mentalitas, keadaan emosi, kegemaran, dan temperamen dan bisanya digambarkan dengan dua tipe tokoh, yaitu : protagonis (tokoh baik) dan antagonis (tokoh jahat). Sementara itu, sosiologis tokoh drama meliputi pekerjaan, jabatan, dan kelompok sosial.
  • Latar (Setting)

Maksud dari latar (setting) adalah suatu gambaran tentang tempat, waktu, dan keadaan suatu cerita dalam drama.
  • Amanat

Amanat adalah pesan atau pelajaran yang dapat diambil dari suatu cerita dalam drama.

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang berasal dari berasal dari luar kerangka penyusun drama. Yang termasuk unsur ekstrinsik adalah sebagai berikut:
  • Latar belakang sosial dan budaya di sekitar tempat tinggal pengarang.

Setiap cerita drama pasti memiliki ciri khas tertentu sesuai dengan latar belakang sosial dan budaya di mana si pengarang drama tersebut tinggal. Penulis naskah drama yang berasal dari status sosial dan budaya kaum bangsawan kemungkinan besar akan menulis cerita drama tentang  kehidupan para kaum elit.

  • Latar belakang kehidupan pengarang.

Pengarang drama memiliki latar belakang kehidupan yang berbeda-beda dan hal itu juga bisa menentukan isi suatu cerita dalam drama. Contoh : cerita drama yang di tulis oleh pengarang yang sedang sedih tentu akan berbeda dengan pengarang yang sedang bahagia.

D. Cara Membuat Naskah Drama 

Cara membuat naskah drama adalah sebagai berikut :
  1. Menyusun ringkasan cerita.

  2. Menentukan para pemain.

  3. Menentukan tempat kejadian.

  4. Menyusun naskah drama.


Demikianlah artikel singkat tentang Pengertian Drama, Ciri-Ciri Drama, Unsur-Unsur Drama, Cara Membuat Drama yang bisa saya sajikan dan semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membaca dan membutuhkannya.

Sumber referensi: Buku Bahasa Indonesia untuk SMA dengan perubahan gaya bahasa.

11 komentar

Thanks banget infonya, kakak. Saya jadi tahu deh tentang drama. Gara-gara membaca artikel di blog ini saya bisa menjawab pertanyaan dari guru saya. Pertanyaannya adalah sebutkan ciri-ciri drama? Sekali lagi makasih , ya kak.

Kalau ciri-ciri drama Indonesia apa, ya?

Makasih atas masukannya sob :)

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan melihat artikel tentang Pengertian Drama dan Ciri-Ciri Drama, Unsur-Unsur Drama, dan Cara Membuat Drama.

sepaham dengan isi blog saya

Makasih bgt bro info nya, sangat bermanfaat buat anak saya. hehe
Jangan Lupa mampir ke blog EXPO Lowongan Kerja Terbaru ane ya Lowongan Kerja BUMN Terbaru

Mantap artikel tentang drama ini. Kalau bisa jelaskan juga bagaimana cara membuat naskah drama secara detail dan macam-macam drama di dunia khususnya Indonesia. Hehehehe ! :v

11 Komentar untuk "Pengertian Drama, Ciri-Ciri Drama, Unsur-Unsur Drama, Cara Membuat Drama"

Aturan Berkomentar di Blog Ini:

1. Gunakan anonim bila tidak punya akun Google atau blog dan tidak ingin diketahui orang siapa Anda.

2. Gunakan akun Google atau nama dan url blog atau open id jika ingin mendapatkan kunjungan balik.

Back To Top