Makanan dan Minuman yang Tak Boleh Dicampur dengan Obat ~ Download Tips Trik Gratis : Oke Reload™

Makanan dan Minuman yang Tak Boleh Dicampur dengan Obat

Download Film, Game PC, Lagu MP3 Indonesia dan Malaysia Jadul dan Terbaru , Software Full Version, Tips dan Trik Gratis

Makanan dan Minuman yang Tak Boleh Dicampur dengan Obat

Makanan dan Minuman yang Tak Boleh Dicampur dengan Obat

Mungkin selama ini di antara kita pernah dan suka sekali meminum obat dengan menggunakan makanan atau minuman dengan tujuan untuk mempermudah menelan obat tersebut. Akan tetapi, ada baiknya mulai sekarang kita harus memilah dan memilih makanan atau minuman apa saja yang boleh atau tidak boleh dicampur dengan obat. 

Ada beberapa makanan dan minuman yang tak boleh dicampur dengan obat karena bisa menyebabkan gangguan pada metabolisme tubuh. Berikut ini adalah contoh-contohnya:
  1. Hindari jus cranberry jika Anda menggunakan obat pengencer darah warfarin. Alasannya adalah mencampur keduanya bisa membuat pendarahan yang berlebihan.
  2. Jangan makan havermutoatmeal jika minum obat jantung digoxin. kandungan serat tinggi di dalam havermut dapat menghambat absorpsi obat.
  3. Hindari susu dan produk susu jika minum antibiotik tetracycline. Kalsium dapat mengurangi absorpsi. Minum 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan.
  4. Hindari makanan-makanan kaya tyramine (keju, daging olahan, avokad, pisang, red wine, produk berkafein) jika Anda memakai MAO inhibitor, sering diresepkan untuk depresi. Pencampuran ini dapat menyebabkan sakit kepala parah dan kenaikan tekanan darah yang fatal (hypertensive crisis).
  5. Jus grapefruit menyebabkan masalah dengan menghambat enzim yang bekerja dalam metabolisme obat dan menguatkan efek obat-obatan tertentu (estrogen/pil penjarang kehamilan, calcium channel blockers/obat tekanan darah tinggi, dan penenang benzodiazepine tertentu).
Belum Ada Komentar untuk "Makanan dan Minuman yang Tak Boleh Dicampur dengan Obat"

Aturan Berkomentar di Blog Ini:

1. Gunakan anonim bila tidak punya akun Google atau blog dan tidak ingin diketahui orang siapa Anda.

2. Gunakan akun Google atau nama dan url blog atau open id jika ingin mendapatkan kunjungan balik.

Back To Top